Author Topic: Lomba Menulis Cerita Anak  (Read 62765 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline sa

  • Administrator
  • Dagang Rumah
  • ***************
  • Posts: 5.370
  • Gender: Female
    • Goresan Kata Mengukir Sketsa di Hati
Re: ada uangnya kokk
« Reply #40 on: Thursday, February 02, 2006, 09:00 AM »
hayooo... yang masih cari ide, kami tunggu hasil karya nya.
dicoba-coba yukk..

Quote from: "benny"
Insya ALLAH, nanti naskah yang bagus walau nggak menang akan diusahakan diterbitkan. Apalagi yang menang.
Tentu saja dengan catatan atau permintaan revisi agar lebih sesuai dengan misi dan visi media atau penerbit yang direkomendasikan.
Nah, baru deh datang tuh duitnya ....


nah.. karena kang benny sendiri sudah menyatakan ini, tunggu apalagi.....
yuk coba yuk... :)


Quote from: "ambudaff"
Quote from: "Freshy"
Juri boleh ikutan?

Juri boleh ikutan ngirim, tapi oleh mbak sa nanti nggak dikirimin ke juri lain..
*kabur*


Juri boleh ikutan.
Ikutan menjuri! :kedip2:


oh ya, terima kasih kepada detikinet, karena sudah memasang berita lomba ini.
salam manis selalu

Offline benny

  • Dagang Mie Ayam
  • *****
  • Posts: 641
    • http://kelasajaib.multiply.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #41 on: Thursday, February 02, 2006, 09:02 AM »
salah satu cara membuat cerita anak kita menjadi benar-benar cernak adalah membuat cerita dari sudut pandang anak.
Ada beberapa trik untuk melatih:

1. Gunakan gaya diari, penokohan aku.
Dengan gaya ini, kita bisa menghindari sisi-sisi dewasa orang dewasa yang ada dalam cerita.

contoh:

Pulang sekolah Dini datang ke rumah dengan muka cemberut. Mama yang melihatnya langsung curiga.

"Pasti tadi di sekolah habis dihukum lagi," pikir Mama.

tapi kalo dengan diary aku :

Pulang sekolah tadi, perasaanku masih tidak tenang. Aku terus teringat kejadian di perjalanan pulang. Saat masuk ke rumah, kulihat Mama melihatku dengan mata menyelidik.

"Pasti tadi di sekolah dihukum lagi." ujar Mama.

Tuh, kan. Pasti Mama curiga melulu..... blabla-bla....


2. Hilangkan kata-kata yang sulit dicerna anak (pemilihan diksi)

Tante langsung emosi begitu tahu Mila memecahkan guci itu.

bisa:

Muka Tante berubah seperti kepiting rebus  begitu tahu pelakunya adalah Mila. Ya, Mila yang memecahkan guci itu.


3. Jangan membuat kalimat beranak-pinak.

Sepulang sekolah semestinya Dini yang punya banyak pekerjaan rumah tidak pergi dulu ke mall.

bisa ditulis :

..... (isilah dengan benar)


itu beberapa tips singkat
----------------------
main-main ya ke:
http://bennyrhamdani.multiply.com/

terima pendaftaran murid baru:
http://kelascernak.blogspot.com/

Offline benny

  • Dagang Mie Ayam
  • *****
  • Posts: 641
    • http://kelasajaib.multiply.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #42 on: Thursday, February 02, 2006, 09:16 AM »
Menemukan Ide Cerita

Beberapa hari lalu saya sempat diskusi dengan seorang calon penulis fiksi anak. Satu hal yang pertama ditanyakan adalah ide.
Sebenarnya ini pertanyaan klise, dan jawabnya tergantung pada kebiasaan masing-masing penulis. Tapi kalau boleh berbagi pengalaman, saya selalu menekankan bahwa ide yang dikembangkan harus unik.
Saya kemudian meminta penulis muda itu menyebutkan sebuah benda yang ada di pikirannya. Lalu dia menjawab,”Bros.”
Saya pun  balik bertanya, “Bros biasanya dipakai oleh siapa?”
Nah kalau kita bercerita tentang bros dipakai wanita yang kaya/mampu, itu jadi nggak unik idenya. Maka kita harus memutarbalikkan kenyataan itu.  Bagaimana kalau bros itu dipunyai/dipakai oleh bocah kecil yang miskin atau anak jalanan? Kenapa bros mahal itu dipakai si bocah kecil? Apa si bocah mencurinya? Atau memang bros itu warisan dari ibunya, yang dulu orang kaya?
Dari sinilah sebuah ide bisa berkembang dan kemudian diarahkan sesuai dengan keinginan kita. Kalau saya lebih suka mengembangkannnya sebagai sebuah cerita misteri. Untuk menjadikan ide tersebut ke sebuah cerita pendek, kita tidak perlu terlalu dalam menggalinya.
Ada baiknya kita melihat ensiklopedia yang berhubungan dengan bros. Mungkin istilahnya, jenis batuannya, bedanya dengan liontin, semua itu bisa disisipkan dalam cerita kita. Apalagi kalau yang kita buat bukan sekedar cerpen, novel misalnya. Nantinya, buku kita juga dikenang pembacanya bukan cuma sekedar buku cerita saja, tapi juga buku ilmu pengetahuan tentang bross. Cara-cara penulisan ini juga sudah cukup umum di buku anak-anak.
Ada beberapa trik dalam menggali ide yang biasa saya lakukan:
1.   Mulailah mencari ide dengan konflik. Hal ini akan memudahkan kita mencari greget   cerpen yang kita buat. Sebagai contoh:
a.   Apa yang terjadi kalau kita melihat bayangan di rumah kosong  
            depan rumah kita?
b.   Bagaimana rasanya jadi orang bodoh di kelas?
c.   Gimana mengatasi problem, saat menjelang pesta ultah kita, tiba-  
            tiba tetangga meninggal dunia?
2.   Mencari ide dengan mengamati benda (pernah saya kemukakan juga).
Lihat benda di sekitar kita. Ambil contoh misalnya sepeda Pandang sepeda itu dari sudut terbalik. Biasanya yang pakai sepeda kan orang sederhana atau kelas bawah. nah, sekarang kita bayangkan, kok ada bapak kaya tapi hobi setiap sore naik sepeda kumbang butut.Kembangkan dengan berbagai piihan: Oh, ternyata si bapak itu punya kenangan khusus, karena sepeda itu dulu pemberian temannya. Atau si Bapak memang berjanji sama anaknya untuk memakai sepeda itu, karena tidak menepati janjinya berhenti merokok di rumah.
3.   Ide biasa tapi tak basi.
Banyak sekali pengulangan tema di cerpen anak. Misalnya saja tentang kebiasaan mencontek. Nah, biar tidak basi ide itu... maka kita harus berusaha mengemasnya dari sudut pandang yang berbeda. jadi ide yang biasa itu tidak jadi basi. Misalnya, biasanya ada anak bodoh mencontek lalu kethuan dan dihukum. Sudah biasa. Bagaimana kalau ada anak pintar mencontek, dan ketahuan. Apa perlakuan guru akan sama?
----------------------
main-main ya ke:
http://bennyrhamdani.multiply.com/

terima pendaftaran murid baru:
http://kelascernak.blogspot.com/

Offline benny

  • Dagang Mie Ayam
  • *****
  • Posts: 641
    • http://kelasajaib.multiply.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #43 on: Thursday, February 02, 2006, 09:20 AM »
Plot
Sebelum mulai benar-benar terjun menekuni cerpen anak, saya melahap habis cerpen-cerpen anak yang bertebaran kala itu. Karena sasaran saya adalah majalah Bobo, maka saya pun membaca dan mempelajari cerpen yang dimuat. Dengan demikian, saya berharap cerpen yang saya kirimkan nanti dapat langsung tembus seleksi redaksi.
Plot merupakan hal teknis yang saya paling amati. Karena berdasarkan beberapa teori penulisan yang saya baca, plot merupakan pondasi cerita yang hendak saya buat. Plot adalah rancangan cerita.
Dari puluhan cerpen yang saya baca, kebanyakan memiliki plot yang nyaris sama. Plot tersebut saya namakan plot tiga babak. Penamaan ini berdasarkan karena ada tiga sub plot yang kemudian saya tuangkan dalam tiga halaman. Jadi, satu plot untuk satu halaman.
Rumusan ini sangat membantu saya, sehingga cerpen anak yang saya buat tidak menjadi panjang dan bertele-tele. Plot tiga babak itu adalah:
1.   Pengenalan: dalam satu halaman saya harus bisa menuangkan gagasan tentang tokoh, seting tempat, serta penghantar konflik.
2.   Konflik atau masalah : dalam halaman kedua saya sudah harus masuk ke konflik cerita, pengolahan konflik, termasuk upaya memecahkannya.
3.   Urusan beres: ini halaman terakhir yang biasanya berisi pesan memecahkan konflik dari seseorang  (ibu, kakak, teman, guru atau bahkan suara hati si tokoh), konflik atau masalah beres.

Saya ambil contoh cerpen ‘Belajar Kelompok’:
Ø   Tyas selalu belajar kelompok dengan tiga temannya. Mereka belajar di rumah secara bergiliran. Namun ketika akan tiba giliran Tyas, dia bingung. Soalnya, dia tinggal di gang yang selalu berisik. Rumahnya pun tak sebesar teman-temannya.
Ø   Tyas minta saran pada ibunya. Tapi ibunya malah meminta Tyas tetap mengajak teman-temannya. Juga mengingatkan Tyas tentang kewajiban bersyukur akan apa yang kita miliki. Tyas bingung. Takut temannya mengira dia sombong, juga bersikap rendah diri.
Ø   Tyas tetap mengajak ketiga temannya. Sebelumnya dia menjelaskan kondisi rumahnya. Ketiga temannya tak peduli. Ternyata ketika teman-temannya mengalamai langsung belajar di rumah Tyas, akhirnya mereka menyadari kejujuran Tyas. Acara belajar kelompok pun tidak diteruskan. Rumah Tyas tidak lagi dipakai untuk giliran tempat. Masalah beres.
Dalam contoh cerita lebih mudah lainnya, dapat saya paparkan sebagai berikut:
Ø   Tokoh A punya kebiasaan buruk nonton teve sampai larut malam. Dia tak mendengar nasehat kakaknya.
Ø   Suatu hari dia mendapat tugas sekolah. Tapi dia menunda mengerjakannya, malah asyik nonton teve. Sampai akhirnya ia mendapat masalah di kelas karena tugasnya tidak diselesaikan dengan baik. Dia malah menyontek tugas temannya.
Ø   Ibu guru mengetahui kecurangan si A. Dia menasehati tentang buruknya menunda pekerjaan juga terlalu banyak nonton teve. Si A menyadari kesalahannya, dan berjanji tak mengulangi kesalahannya.

Plot yang saya rumuskan di atas merupakan plot termudah bagi penulis pemula. Tapi karena mudah, ada beberapa kekurangan yang akan kentara jika kita amati dalam cerpen-cerpen tersebut. Kekurangan tersebut yakni
-. Pesan moral seolah dipaksakan melalui nasehat atau petuah.
-. Perubahan sikap yang terlau mudah, seperti membalik telapak tangan.
Dua kekurangan tersebutlah yang harus disiasati jika ingin menggunakan plot tiga babak. Dengan banyak berlatih menulis, upaya itu dapat dicapai.
Setelah melalui proses penciptaan belasan cerpen anak, saya mulai mengacak-acak rumusan plot yang semula saya buat, diantaranya:
1.   Memecahkan suatu konflik-gagal-mencoba lagi- berhasil.
2.   konflik satu-konflik dua-memecahkan konflik satu ternyata konflik dua juga     beres.

Plot untuk cerpen detektif cilik umumnya saya buat seperti berikut ini:
1.   Menemukan masalah.
2.   Memikirkan cara pemecahan masalah dan menjalani cara tersebut.
3.   Menangkap pelaku dan menyingkap  masalah.

Saya ambil contoh cerpen ‘Tetangga yang Aneh’:
Ø   Dino dan Arni sering bermain bulutangkis setiap sore. Tapi ada kejadian aneh saat mereka selesai. Pot bunga rumah mereka hancur.
Ø   Dino dan Arni sepakat menjebak pelakunya.
Ø   Pelaku tertangkap. Misteri terungkap. Pelaku hanya disuruh oleh majikannya yang ternyata mantan pemain bulutangkis yang baru saja kecelakaan. Majikannya itu benci setiap melihat orang bermian bulutangkis.

Cerpen jenis dengan plot semacam ini sangat disukai pembaca dan biasanya saya mendapat respon baik dari pembaca. Dengan plot tersebut, pembaca akan dipancing rasa penasarannya dan menebak-nebak akhir cerita. Selain itu, peran moral dapat kita sisipkan tanpa kesan menggurui. Hampir setiap cerpen saya dengan plot ini selalu diterima dengan baik oleh redaksi dan dimuat. Lebih beruntung lagi, masih sedikit pengarang yang menggarap cerpen jenis detektif cilik ini.
Plot yang kelihatannya mudah tapi perlu kemahiran bercerita adalah untuk jenis cerpen momentum. Umumnya, plotnya sangat sederhana:
1.   Pengenalan tokoh dan tempat.
2.   Peristiwa
3.   Penutup

Untuk memberi kemudahan, saya ambil contoh:
Ø   Keluarga Joko harus pindah ke dekat daerah bantaran sungai. Karena tak betah Joko tak mau ikut pindah dengan keluarganya. Ia lebih memilih ikut dengan pamannya.
Ø   Tiba-tiba di televisi dilaporkan kawasan tempat tinggal orangtuanya banjir. Joko bingung. Apalagi dilaporkan ada korban jiwa.
Ø   Joko bersama pamannya ke daerah itu dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri banjir yang melanda. Ia bingung mencari keluarganya karena tak bias mencapai kediaman keluarganya. Akhirnya ia bertemu keluarganya di posko keselamatan. Keluarganya bilang rumah mereka tak begitu parajh, tapi mereka tetap memilih mengungsi ke posko untuk ikut membantu di posko.

Pada cerita dengan plot yang sederhana seperti ini, kekuatan yang harus dimiliki adalah dengan mengatur emosi tokoh. Peritiwa harus bisa dipaparkan dengan baik, tapi jangan terlalu didramatisir. Meski berakhir happy ending, cerita jenis ini bisa dipakai untuk menguras air mata pembaca.
----------------------
main-main ya ke:
http://bennyrhamdani.multiply.com/

terima pendaftaran murid baru:
http://kelascernak.blogspot.com/

Offline vi3

Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #44 on: Thursday, February 02, 2006, 09:28 AM »
sip sip... ada panduan dari kang benny... jadi terbuka neh pikiran... cari ide ah.. sapa tau bisa ikutan...

thx tips2nya kang! :salut:

Offline iwok

Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #45 on: Thursday, February 02, 2006, 01:04 PM »
Waaahhhh ... tips kang Benny musti ta' copy paste ke agendaku nih. pasti berguna kalu butuh tips & trik menulis crita anak.
http://iwok.blogspot.com
On stores : Kisah Masa Kecil Nabi & Rasul, Muhammad Saw. Nabi Cinta, Victory Lane, Dahsyatnya Do'a Sehari-hari, Cewek-Cewek Tulalit - Traveling Gokil.

Offline dahlia

  • Global Moderator
  • Dagang Ponsel
  • ***************
  • Posts: 1.482
  • Gender: Female
    • http://kumpulanceritadahlia.wordpress.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #46 on: Friday, February 03, 2006, 02:31 AM »
asiiiiik...makasih yang bang Ben, dah lumayan neh seperempat jalan...

ohya keburu lupa, margin atas bawah kiri kanan brapa ya?

eh dah ditanya blom seh...

makasih

Offline Syafrina

  • Pengurus
  • Dagang Ponsel
  • *******
  • Posts: 1.302
  • Gender: Female
    • http://www.aprilcake.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #47 on: Friday, February 03, 2006, 02:52 AM »
DAHLIA, cuma ngingetin aja...ini lomba menulis cerita ANAK lho. :twisted:....ANAK sebagai GENERASI PENERUS BANGSA....... :P
Online cake shop:
www.aprilcake.com

Novel:
Dengan Hati, GPU 2008
DJ & JD, GPU 2007
Psycholo'gy've, GPU, Juni 2007
Istri Kontrak, Grasindo, Juni 2007
April Cafe, GPU, Agustus 2006
My Two Lovers, GPU, April 2006
Life Begins at Fatty, Grasindo, October 2005

Offline neng_mmmooo

  • Pengurus
  • Dagang Sate
  • ****
  • Posts: 252
  • Gender: Female
    • http://kotakmimpi.wordpress.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #48 on: Friday, February 03, 2006, 03:42 AM »
jadi pgn ikutaaannn...  :D
tp ttg paan yak ?? *mikir*
blom ada ide Hiqs... Hiqs.. :((
...Nana...

yang dulu 'terbangkeangkasa' :D
@nanAyyash

http://kotakmimpi.wordpress.com

Offline Indah Juli

Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #49 on: Friday, February 03, 2006, 05:35 AM »
Quote from: "Syafrina"
DAHLIA, cuma ngingetin aja...ini lomba menulis cerita ANAK lho. :twisted:....ANAK sebagai GENERASI PENERUS BANGSA....... :P


Na, jangan mematahkan semangat Dahlia donk :)

Sebenarnya kamu juga bisa Na.
Asal jangan ambil contoh dari Sandra Brown  :oops:
Gimana kalau kamu bikin Getting Fatty versi anak-anak :)


visit!
http://news.indosiar.com
http://program.indosiar.com
i.n.d.a.h.j.u.l.i.


My Personal Website
My Personal Blog
@IndahJuli on twitter

Offline Bunda Raihan

  • Pengurus
  • Dagang Mie Ayam
  • *****
  • Posts: 581
    • http://bundaraihan.blogspot.com
  • Facebook Profile: Dini Cynthia
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #50 on: Friday, February 03, 2006, 06:56 AM »
Quote
DAHLIA, cuma ngingetin aja...ini lomba menulis cerita ANAK lho. Twisted Evil....ANAK sebagai GENERASI PENERUS BANGSA....... :P


na, dahlia kan badannya doang yg gede, pikirannya mah 9 tahun..lo bujuk pake permen juga dia ngikut...hehehe

inget Forrest Gump? nah itu..wakakak
Dini aka Bundarara aka Bundaraihan
http://bundaraihan.blogspot.com
---------
"Life is not measured by the number of breaths we take, but by the moments that take our breath away"

Offline lubis

  • Dagang Gorengan
  • *
  • Posts: 1
    • http://www.adikkumanis.blogspot.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #51 on: Sunday, February 05, 2006, 07:18 AM »
<a href="http://www.blogfam.com/forum/viewtopic.php?t=6000"><img src="http://www.blogfam.com/images/lombaceritaanak.gif" alt="Lomba Menulis Cerita Anak"/></a>
ayo gabung bung bung bung sama Lubis

Offline iwok

Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #52 on: Tuesday, February 07, 2006, 05:00 AM »
Ngga sabar nunggu tanggal 27 nih. pengen baca2 hasil karya member blogfam.
http://iwok.blogspot.com
On stores : Kisah Masa Kecil Nabi & Rasul, Muhammad Saw. Nabi Cinta, Victory Lane, Dahsyatnya Do'a Sehari-hari, Cewek-Cewek Tulalit - Traveling Gokil.

Offline erlina_ayu

  • Dagang Mie Ayam
  • *****
  • Posts: 573
    • http://erlinaayu.blogspot.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #53 on: Tuesday, February 07, 2006, 05:00 AM »
Hihihi..mbak Dahlia semangat euy..

Offline sa

  • Administrator
  • Dagang Rumah
  • ***************
  • Posts: 5.370
  • Gender: Female
    • Goresan Kata Mengukir Sketsa di Hati
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #54 on: Wednesday, February 08, 2006, 09:50 AM »
sampai hari ini, sudah ta terima:

11 naskah CR dan 5 naskah CF

saat ini, juri juga sudah mulai menilai naskah2 yg masuk minggu lalu.

dahlia, margin nya default dr ukuran kertas A4 word.

hayoo... sapa lagi yg mau ikutan.

ta tunggu.
salam manis selalu

Offline sherly

  • Dagang Ponsel
  • *******
  • Posts: 1.596
  • Gender: Female
    • Journey of Happiness
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #55 on: Sunday, February 12, 2006, 06:28 PM »
:cry: kayaknya ga isa ikut nih... waktune ndak ada utk nulis ceritane, padahal ide ada di otak huwaaaa.... kapan2 wae lah... *ini aja curi2 waktu utk mampir blogfam :P*

Offline ryu

  • Dagang Mie Ayam
  • *****
  • Posts: 645
  • Gender: Female
    • http://tmnbaru.blogspot.com
Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #56 on: Tuesday, February 14, 2006, 03:03 AM »
wah makasih bang ben...:) info yg bermanfaat...hmm...dah kecari ide blom yah ryu //sedih
Ayo... ayo... berkunjung dan liat-liat karyanya Ryu ^_^
 http://ryutri.multiply.com http://tmnbaru.blogspot.com :.

Offline ryu

  • Dagang Mie Ayam
  • *****
  • Posts: 645
  • Gender: Female
    • http://tmnbaru.blogspot.com
Re: ada uangnya kokk
« Reply #57 on: Tuesday, February 14, 2006, 03:44 AM »
Quote from: "benny"



Insya ALLAH, nanti naskah yang bagus walau nggak menang akan diusahakan diterbitkan. Apalagi yang menang.
Tentu saja dengan catatan atau permintaan revisi agar lebih sesuai dengan misi dan visi media atau penerbit yang direkomendasikan.
Nah, baru deh datang tuh duitnya ....

AMIINN.....duh kang...pami ngkin dipiwarang ngisi workshop lagi mau yah kang //ngarep  :D


//nuhun ilmunya wktu workshop di GSS Salman ITB :wink:
Ayo... ayo... berkunjung dan liat-liat karyanya Ryu ^_^
 http://ryutri.multiply.com http://tmnbaru.blogspot.com :.

Offline benny

  • Dagang Mie Ayam
  • *****
  • Posts: 641
    • http://kelasajaib.multiply.com
Re: ada uangnya kokk
« Reply #58 on: Wednesday, February 15, 2006, 02:36 AM »
AMIINN.....duh kang...pami ngkin dipiwarang ngisi workshop lagi mau yah kang //ngarep  :D


//nuhun ilmunya wktu workshop di GSS Salman ITB :wink:[/quote]


Ya, kalo hari Sabtu dan Minggu, silakan aja diajak sayanya. Mudah2an nggak bentrok dengan jadwal nyuci baju hehehhee....
syaratnya, peserta harus benar-benar tertarik mengikuti workshop tersebut.
----------------------
main-main ya ke:
http://bennyrhamdani.multiply.com/

terima pendaftaran murid baru:
http://kelascernak.blogspot.com/

Offline jaf

Lomba Menulis Cerita Anak
« Reply #59 on: Wednesday, February 15, 2006, 12:55 PM »
Kang Benny.. bikin workshopnya di blogfam doooong... jadi yang jauh bisa ikutan kaan? mau ya mau ya... hehehe